Connection-Mark dan Packet-Mark

Oke sesuai judul postingan ane bakal bahas tentang Connection-Mark dan Packet-Mark , yang bakal ane bahas akan meliputi Kegunaan , Perbedaan , Hubungan antara 2 Marking ini. Oke yang pertama ane bahas tentang Kegunaan sekaligus Perbedaan nya.
* Connection Mark
Seperti yang dibahas diatas , Mark ini akan menandai paket “new” / yang pertama lewat kemudian semua packet yang satu koneksi dengan paket pertama akan mendapat marking yang sama. Nah karena paket belakangnya pasti ngikutin yang depan maka Connection Mark ini hanya membutuhkan sedikit Resource dari RouterBoard.
Marking di Packet yang Pertama

 

Semua Packet ter-Marking
Seperti terlihat digambar bahwa Mark-Connection akan menandai packet pertama yang melewati router kemudian paket dibelakangnya akan menerima tanda yang sama. Sebelumnya ane juga bilang bahwa mark ini akan menandai packet Request dan Response , maka secara otomatis paket Response dari Internet juga akan mendapat marking yang sama.
* Packet Mark
Sekarang kita bahas mengenai Packet Mark. Kalo mark-packet ini digunakan untuk menandai setiap packet yang melewati Router. Jadi dia akan terus bertanya kepada packet yang lewat dan menandainya satu persatu , biar lebih jelas monggo di liat gambar

 

Mark Packet melakukan marking pada setiap Packet
Untuk penjelasan gambarnya itu setiap kotak merah artinya 1 Mark-Packet. Jadi setiap packet akan ditandai satu persatu. Karena harus bertanya dan menandai setiap packet yang melewati Router maka mark-packet ini akan membutuhkan Lebih banyak Resource , baik itu packet request ataupun response router akan tetap memeriksa setiap packet tersebut untuk ditandai.
Untuk Kegunaan dari Connection Mark dan Packet Mark , kalian bisa lihat gambar berikut
Dari gambar diatas bisa dilihat kegunaan dari setiap Marking. Connection , Packet dan Routing bisa digunakan / diimplementasikan di Firewall NAT atau Filter dll. Untuk fungsi khusunya Packet-Mark digunakan untuk Management Bandwidth sedangkan Routing Mark digunakan untuk Policy Route ( Kebijakan Routing ). Sedangkan untuk Connection-Mark ini bisa digunakan bersamaan dengan Mark-Packet. Jadi kebanyakan kita akan menggunakan Kombinasi Antara Connection-Mark+Packet Mark ataupun Connection-Mark+Route-Mark nantinya.